Memuat Laman Pusat Asesmen Pendidikan
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
International Conference Assessment and Learning 2024 adalah konferensi pendidikan yang membahas isu asesmen dan pembelajaran, diprakarsai oleh Australian Council for Educational Research (ACER) Indonesia (organisasi nonpemerintah independen dari Australia) dan didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Agama (Kemenag), Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI), serta Asosiasi Psikometri Indonesia (APSIMETRI). Konferensi ini mengusung tema “Learning from evidance: Assessing progress and impact”, dimana tema tersebut menekankan pentingnya penggunaan data dalam mengevaluasi kemajuan pendidikan dan dampaknya terhadap pembelajaran. Acara ini berlangsung di Hotel The Anvaya Beach Resort Bali, dan diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri dengan melibatkan peneliti dan akademisi.
Tujuan konferensi ini adalah berbagi praktik baik dalam hal proses asesmen yang berbasis data guna meningkatkan kemajuan dan dampak pendidikan, serta mendorong penelitian dan inovasi dalam asesmen. Acara ini juga mendorong diskusi tentang bagaimana data dari hasil asesmen dapat digunakan untuk membentuk kebijakan yang meningkatkan hasil pembelajaran di berbagai konteks pendidikan.
Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, dalam paparannya menjelaskan tentang kebijakan merdeka belajar dan transformasi sistem pendidikan Indonesia. Anindito mengenalkan nilai-nilai yang terdapat pada profil pelajar pancasila dapat membentuk lingkungan pembelajaran yang mendukung peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik. Beliau juga menjelaskan terkait kebijakan asesmen nasional sebagai program evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemanfaatan hasil asesmen nasional dalam bentuk Rapor Pendidikan sebagai alat untuk melakukan perbaikan pembelajaran.
Asrijanty, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, memaparkan tentang Asesmen Nasional dan Pemanfaatannya untuk Meningkatkan Pembelajaran Peserta Didik. Asesmen Nasional merupakan salah satu bagian dari program Merdeka Belajar dimana fokusnya terkait transformasi dalam hal penilaian peserta didik. Penilaian ini mengevaluasi 3 (tiga) aspek utama antara lain Literasi dan Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar pada peserta didik, guru, dan kepala sekolah. Hasil asesmen nasional ini dijadikan sebagai salah satu sumber data utama dari rapor pendidikan untuk mengevaluasi kinerja satuan pendidikan dan daerah dalam bidang pendidikan.
Melalui konferensi ini, Kemendikbudristek diharapkan dapat mendorong kolaborasi antara pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan metode asesmen yang lebih efektif berbasis data. Selain itu, diharapkan juga bahwa hasil diskusi dan penelitian yang dibagikan dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memahami dampak dari berbagai pendekatan asesmen terhadap hasil belajar peserta didik di berbagai konteks pendidikan.
Selain membahas isu-isu pendidikan, konferensi ini juga menjadi momen khusus untuk mengenang Jahja Umar atas dedikasinya di dunia pendidikan, terutama dalam mengembangkan ilmu psikometri. Penghargaan ini diberikan oleh ACER Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi besarnya dalam hal praktik-praktik asesmen di Indonesia. Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Pusat Asesmen Pendidikan sebagai perwakilan dari Bapak Jahja Umar. Penghormatan ini tidak hanya mengakui pencapaiannya, tetapi juga menggarisbawahi dampak positif yang ditinggalkannya bagi perkembangan asesmen pendidikan di Indonesia.